Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Di tengah kawasan Dukuh Jetis, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Boyolali, terdapat sebuah warung makan sederhana yang mulai banyak diburu pecinta kuliner pedas.
Warung tersebut adalah Warung Yu Sar, salah satu hidden gem yang terkenal dengan menu andalan rica-rica mentok.
Seporsi rica mentok di warung ini disajikan dengan potongan daging berukuran besar.
Dibalut bumbu rempah kental, sajian ini langsung menggugah selera sejak suapan pertama.
Tak hanya rica mentok goreng, warung ini juga menyediakan varian rica mentok basah.
Cita rasanya cenderung manis dan gurih, berpadu dengan rempah yang kuat sehingga menghasilkan rasa legit.
Baca juga: 10 Ide Makanan Frozen Food Harga Rp10 Ribuan untuk Usaha Kuliner, Potensi Laris Manis di Solo Raya
Tekstur dagingnya pun dikenal sangat lembut dan mudah terlepas dari tulang.
Pemilik warung, Hariyono Pribadi, mengungkapkan bahwa kunci utama kelezatan hidangan terletak pada teknik pengolahan yang konsisten, mulai dari proses marinasi hingga durasi perebusan.
“Kalau itu teknik masak aja ya, Mas. Jadi mulai dari marinasi bumbunya sampai perebusannya. Kalau terlalu lama juga nggak enak, nanti hancur. Kurang lebih satu jam sudah pas untuk tekstur empuk dan bumbunya meresap,” ujar Hariyono.
Dengan teknik tersebut, tak heran jika saat akhir pekan warung ini mampu menghabiskan hingga 15 kilogram daging mentok dalam waktu kurang dari enam jam.
Untuk harga, satu porsi rica mentok basah dibanderol Rp20 ribu, sedangkan varian rica mentok goreng Rp22 ribu.
Sebagai pelengkap, warung ini juga menyajikan plencing Jawa atau brambang asem berbahan dasar daun ubi jalar.
Hidangan ini disiram bumbu bawang merah, asam jawa, gula merah, dan cabai yang menghasilkan rasa segar, asam, manis, sekaligus gurih.
Ditambah tempe gembus bacem sebagai topping, menu ini menjadi penutup yang pas setelah menikmati pedasnya rica mentok.
Cita rasa otentik dengan harga terjangkau membuat Warung Yu Sar menjadi salah satu destinasi kuliner yang sayang dilewatkan saat berkunjung ke Boyolali.
Para pengunjung pun mengaku puas dengan sajian yang ditawarkan.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Klaten yang Sudah Bertahan Lama, Rasa Otentik Lintas Generasi
Perpaduan sambal, rempah, dan tekstur daging yang empuk menjadi daya tarik utama.
“Alhamdulillah pokoknya semuanya nikmat. Tekstur dagingnya lembut sekali. Bumbunya terasa, rempahnya, sambalnya segar, pedas. Tidak keras, tidak alot, pas,” kata Syla, salah satu pengunjung.
Senada, pengunjung lain, Salsa, juga menilai hidangan tersebut sangat direkomendasikan.
“Enak, pedasnya pas. Porsinya juga lumayan worth it sih. Recommended banget. Teksturnya empuk, gampang dimakan,” imbuhnya. (*)