Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah tenda hajatan yang berdiri di tengah ruas Jalan Baru Majalaya, Kabupaten Bandung, viral di media sosial setelah dinilai menutup sebagian jalan provinsi dan mengganggu arus lalu lintas warga yang melintas.Dalam video yang beredar luas, terlihat tenda berukuran besar membentang di badan jalan sehingga membuat akses kendaraan menjadi lebih sempit dan tidak leluasa dilalui.Kondisi tersebut kemudian menuai beragam respons dari warganet.Banyak yang mempertanyakan penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi, terlebih jalan yang dipakai merupakan jalur provinsi dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi.Viralnya video itu turut menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.Melalui akun media sosial pribadinya, (5/6/2026) ia menyoroti penggunaan jalan yang dinilai tidak semestinya dilakukan tanpa izin resmi dari pihak berwenang.“Coba ini siapa yang hajatan menggunakan jalan provinsi di wilayah Majalaya. Jalannya ditutup dan digunakan untuk hajatan pribadi,” ujar Dedi dalam unggahan yang kemudian ramai mendapat tanggapan dari masyarakat.Dedi dalam unggahannya menyampaikan, “Coba ini siapa yang hajatan menggunakan jalan provinsi di wilayah Majalaya. Jalannya ditutup dan digunakan untuk hajatan pribadi,” yang kemudian memicu perbincangan luas di masyarakat.Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar dan memperkuat diskusi publik terkait batas penggunaan ruang publik, terutama jalan umum yang seharusnya dapat diakses seluruh masyarakat tanpa hambatan.Tidak hanya memberikan komentar, Dedi Mulyadi juga meminta aparat terkait untuk segera turun tangan.Ia menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.Menindaklanjuti hal tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Solokan Jeruk bersama pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.Aparat kemudian melakukan komunikasi dengan pihak keluarga yang menggelar hajatan untuk mencari solusi di lapangan.Dari hasil koordinasi tersebut, keluarga penyelenggara acara akhirnya menyatakan kesediaannya untuk membongkar tenda yang berdiri di badan jalan.Selain itu, lokasi hajatan juga dipindahkan ke area yang lebih aman agar tidak mengganggu kepentingan umum maupun kelancaran arus lalu lintas.(Tribun-Video.com)Program: Tribunnews UpdateHost: Thalia IzaEditor Video: Dedhi Ajib RamadhaniUploader:

Baca Lebih Lanjut
Rencana Pembongkaran Lapak Liar di Kawasan Puncak, Dedi Mulyadi Janjikan Kompensasi Rp 10 juta
Ardhi Sanjaya
Viral Dituduh Penipu oleh Warga Kaltim, Dedi Mulyadi Justru Turun Tangan Bantu Korban AI Deepfake
Doan Pardede
Viral Pasutri di Tangerang Hobi Siram Air Diduga Bekas Kotoran Hewan ke Jalan Kini Dilaporkan Polisi
Fransisca Ellen Kumala Sari
Pemalakan Mobil Pelat B di Dago Viral, Dedi Mulyadi Sentil Preman di Jabar: Tak Segan Proses Hukum
Seli Andina Miranti
Pesan Menohok Dedi Mulyadi di Hari Lahir Pancasila, Sang Gubernur Singgung Soal Keadilan dan Masyarakat Desa
Widy Hastuti Chasanah
Mau Dibantu Dedi Mulyadi Bayar Pajak Motor, Pria di Sumedang Malah Tertangkap Maling Sepeda Motor
Seli Andina Miranti
Dedi Mulyadi Hampir Bantu Bayar Pajak Motor Seorang Warga Sumedang, Terungkap yang Bersangkutan Ternyata Pelaku Curanmor
Ines Noviadzani
''Saya Argentina,'' Dedi Mulyadi Dukung Jagoannya di Piala Dunia 2026, Sudah Ngefans Sejak Kecil
Seli Andina Miranti
Ngamuk di Hajatan Pernikahan, Pria Tantang Warga Berkelahi Sambil Bawa Sajam
Ani Susanti
Tampang Pelaku Pembunuhan Rahan Randi saat Acara Hajatan di OKU, Bacok Leher dan Muka Korban
Khistian Tauqid