TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.

Kejadian ini menghebohkan pengunjung sekitar Jumbo.

Peristiwa tragis ini menewaskan korban Pheyy atau nama asli Ferry Maweru.

Sementara pelaku yakni ada 2 orang.

Aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penikaman terhadap Pheyy yang berujung meninggal. 

Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan Jumbo Pasar Swalayan Manado dan sempat menggegerkan masyarakat setempat, Sabtu (6/6/2026).

Kedua pelaku masing-masing berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23).

“Setelah melakukan penikam kedua korban langsung datang ke Polresta Manado untuk menyerahkan diri,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto, saat dikonfirmasi via telepon.

Kata Elwin, tim juga telah mengamankan barang bukti senjata tajam yang dipakai kedua pelaku untuk menikam korban.

“2 buah senjata tajam jenis pisau penikam telah kita amankan,” tandasnya.

Kasat memastikan kedua terduga pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kalau bersalah pasti akan diproses hukum,” pungkasnya.

Korban yang akrab disapa Pheyy ditikam oleh dua orang pelaku yang sudah menyerahkan diri ke Polresta Manado.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto mengatakan korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga serta petugas yang berada di lokasi.

“Meski tim medis telah berupaya memberikan penanganan maksimal, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.

Kata Kasat, kedua terduga pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polresta Manado.

Penyelidikan masih mengalami keterangan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian. 

“Kita masih mendalami kasus ini yang pasti para pelaku sudah diamankan,” tandasnya.

Kejadian ini sempat menghebohkan warga dan pengunjung pasar swalayan yang berada di sekitar lokasi. 

Pasalnya aksi para pelaku dilakukan di muka umum yang langsung disaksikan para pengunjung pasar.

Sosok Korban

Sosok korban penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado, Sulut pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.

Korban diketahui bernama Ferry Maweru atau disapa Pheyy.

Ucapan duka pun mengalir di sosial media.

Salah satu akun Facebook Tirana Pangandaheng mengucapkan duka cita yang mendalam buat korban Pheyy.

"Seorang pejuang keluarga, sebagai seorang driver atau sopir angkot, Ferry Maweru yang biasa disapa Pheyy, harus menjalani takdir hidupnya harus berakhir di tangan seseorang dengan mnggunakan senjata tajam" ucap akun itu dikutip Tribun Manado.

"Rest in Peace, damai dan tenang bersama Tuhan. Keluarga diberikan ketabahan," tambah dia.

Sementara itu akun Rian Pelle Rumopa juga ucapkan dukacita,"RIP Ferry Maweru," sambil tambahkan emotikon menangis.

Korban sempat dibawa di RS

Insiden tersebut menghebohkan warga dan pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto.

“Benar terjadi penikaman di depan Jumbo,” ujar Elwin saat dikonfirmasi via telepon oleh Tribun Manado.

Kata Elwin satu korban mengalami luka akibat senjata tajam dan mendapatkan penanganan medis.

“Korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit,” ungkapnya.

Menurut Kasat Elwin, pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penikaman tersebut telah menyerahkan diri ke Polresta Manado.

“Barusan dapat info pelaku sudah menyerahkan diri,” ungkapnya.

Dia menambahkan tim masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap kejadian, termasuk motif yang melatarbelakangi aksi penikaman tersebut. 

“Untuk identitas korban dan pelaku masih dicek oleh tim kalau sudah ada kami sampaikan,” pungkasnya.

(TribunManado.co.id)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Baca Lebih Lanjut
6 Fakta Penting Penikaman Maut di Bilato Gorontalo, Pelaku dan Korban Ternyata Berteman Dekat
Wawan Akuba
Pelaku Penikaman di Pasar Sialang Tanjab Barat Ditangkap Dua Jam Setelah Beraksi
Heri Prihartono
Fakta Terbaru Kasus Penikaman di Bilato Gorontalo, Tersangka adalah Teman Dekat Korban
Fadri Kidjab
Fakta-Fakta Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan yang Mencekik Leher Pengendara Motor di Pakowa Manado
Rizali Posumah
Sidang Kasus Pembunuhan Godbless Solang di PN Manado Ungkap Dugaan Keterlibatan Saksi Lain
Isvara Savitri
Daftar Korban Kecelakaan Maut di Depan Pasar Cinde Palembang, 2 Orang Tewas 3 Luka-luka
Odi Aria
Penikaman di Jembatan Kuning Matuari Bitung Sulut, Korban Tewas, Pelaku Ditangkap
Dewangga Ardhiananta
Kronologi Sri Rahayu, WNI Tewas Ditikam Sesama WNI di Hokkaido Jepang, Pelaku Turut Serang Polisi
Weni Wahyuny
Tikam Pedagang Sayur di Lawe Desky Aceh Tenggara, Sopir Mopen Menyerahkan Diri ke Polisi
Mawaddatul Husna
Bantah Membunuh di Pantai Nipah, Kuasa Hukum: Radiet Itu Korban, Bukan Pelaku
Laelatunniam