BOLASPORT.COM - Dendy Sulistyawan kembali memperkuat kota kelahirannya, Lamongan dengan gabung Persela untuk musim 2026-2027.
Dendy Sulistyawan diumumkan sebagai rekrutan pertama Persela Lamongan untuk musim 2026-2027.
Sebagai putra asli Lamongan, kepulangan Dendy sudah ditunggu penggemar sejak berpetualang dengan Bhayangkara FC selama 8 tahun.
Striker berusia 29 tahun tersebut memang hanya membela dua tim sejak berkarier profesional yakni Persela Lamongan dan Bhayangkara FC.
Selain kembali ke kota kelahiran, Dendy Sulistyawan juga menunaikan wasiat almarhum Choirul Huda untuk yang kedua kalinya.

Wasiat tersebut adalah keinginan Choirul agar Dendy ke Persela Lamongan.
Pada 2018 lalu, Dendy Sulistyawan sempat pulang ke Persela usai menjuarai Liga 1 2017 bersama Bhayangkara.
Namun setelah itu sejak Desember 2018, Dendy Sulistyawan kemnali bergabung Bhayangkara FC.
"Jadi sebelum almarhum meninggal, malamnya dia itu mengirim pesan ke saya," kata Dendy pada 2023 lalu.
"Le, kapan balik ke Lamongan? gitu."
"Ya saya sempat pamit ke Choirul Huda ketika mau ke Bhayangkara FC, dia bilang nggak papa, tapi jangan lupa balik ya," tambahnya.
Delapan tahun berselang, Dendy akhirnya kembali ke Persela Lamongan.

Momen ia berfoto dengan jersey peninggalan Choirul Huda diambil oleh Persela Lamongan saat perkenalan Dendy.
"Dendy sudah kembali capt," tulisnya.
"Yang pasti pertama mungkin salah satunya panggilan jiwa," kata Dendy dalam rilis klub.
"Apalagi saya dulu lahir dari Persela sebelum saya ke Bhayangkara."
"Ini saatnya saya untuk pulang dan kembali lagi membawa kejayaan di Persela," tambahnya.
Persela Lamongan memang berambisi naik kasta ke Super League musim 2026-2027.
Laskar Joko Tingkir melakukan sejumlah persiapan sejak dini seperti memperpanjang kontrak Bima Sakti sebagai pelatih, mempertahankan pemain kunci dan perekrutan Dendy.

“Saya sudah bersosialisasi dengan masyarakat di Lamongan, kemudian dengan pemain-pemain yang musim lalu bersama Persela," kata Bima Sakti.
"Saya juga melihat keseriusan manajemen untuk membangun tim di kompetisi 2026/2027."
"Kita bisa memulai lebih awal, kemudian perhatian dari Pak Bupati sangat besar untuk Persela, didukung pengurus, manajemen, dan tentu saja suporter."
"Itu menjadi alasan saya memilih tetap di Persela,” tambahnya.