TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Meski sejumlah agenda nonton bareng atau nobar dinilai belum terlalu ramai, penjualan jersey tim nasional justru mengalami peningkatan signifikan.
Pemilik SN Sport Balikpapan, Fauzi, mengungkapkan penjualan jersey sejak awal turnamen berlangsung cukup menggembirakan.
Bahkan, hingga sepekan kompetisi, ratusan jersey telah terjual.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026 di Samarinda: Toko Jersey Diserbu, Ini Beda Grade Ori dan Player Issue
"Kalau untuk jersey sih tahun ini lumayan ramai meskipun nobarnya agak sepi. Penjualannya tetap ramai karena mungkin yang kuat jalan penjualan jersey," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (17/6/2026).
Menurut Fauzi, persiapan stok jersey sudah dilakukan sejak dua bulan sebelum turnamen dimulai.
Namun, ia tidak berani menyimpan stok dalam jumlah besar sekaligus karena perkembangan performa masing-masing tim sulit diprediksi.
"Kita stoknya bertahap. Nggak bisa sekali banyak karena nggak tahu tim-tim mana yang bakal bagus. Yang agak banyak kemarin Timnas Jepang, Timnas Argentina, dan Timnas Portugal," katanya.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026, Laju Bisnis di D Jersey Sport Samarinda Melonjak 50 Persen
Fauzi menjelaskan, lonjakan penjualan mulai terasa sejak pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 pada 11 Juni lalu.
Bahkan stok beberapa jersey favorit langsung habis dalam waktu singkat.
"Pas awal Piala Dunia 2026 itu jersey Timnas Jepang, Timnas Argentina, Timnas Portugal sudah habis semua," ujarnya.
Dari berbagai negara peserta, jersey Timnas Argentina dan Timnas Portugal menjadi yang paling banyak dicari pembeli.
Sementara dalam beberapa hari terakhir, permintaan jersey Timnas Perancis juga mulai meningkat seiring performa tim tersebut di turnamen.
Baca juga: Warga Sungai Pinang Samarinda Rela Menabung Demi Beli Jersey Spanyol Peserta Piala Dunia
"Yang paling banyak dicari Timnas Argentina sama Timnas Portugal. Kalau sekarangTimnas Perancis juga mulai banyak yang cari karena timnya lagi bagus," katanya.
Ia menyebut harga jersey sangat dipengaruhi perjalanan tim di Piala Dunia 2026.
Semakin jauh sebuah tim melaju, harga jersey cenderung ikut naik.
"Kalau timnya menang dan lolos terus, harga pasti naik. Timnas Argentina misalnya, awal saya jual Rp110 ribu, sekarang sudah Rp170 ribu," ungkap Fauzi.
Pengalaman pada Piala Dunia empat tahun lalu menjadi gambaran bagaimana harga dapat melonjak drastis.
Baca juga: Euforia Piala Dunia 2026 Belum Dongkrak Pesanan Jersey di Tanjung Selor, Ini Alasannya
Saat itu, jersey Timnas Argentina sempat menyentuh kisaran Rp450 ribu ketika tim tersebut terus melaju hingga babak akhir.
"Kalau timnya kalah, harga langsung turun. Tapi kalau lolos terus, naik terus," katanya.
Hingga saat ini, SN Sport telah menjual hampir 400 jersey sejak awal Juni.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah mengingat turnamen masih berlangsung cukup lama.
"Dari tanggal 1 Juni itu hampir 400 jersey terjual. Ini masih awal-awal, kemungkinan bisa lebih ramai lagi," ujarnya.
Baca juga: Jersey Timnas Argentina Paling Banyak Diminati di Balikpapan Jelang Piala Dunia 2026
Selain melayani penjualan di toko yang berada di kawasan perumahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, SN Sport juga membuka lapak di Pasar Segar Balikpapan setiap sore hingga malam hari.
Menurut Fauzi, penjualan di Pasar Segar justru lebih ramai dibandingkan di toko utama.
"Kalau di Pasar Segar lebih ramai. Orang yang awalnya nggak niat beli baju bola, pas lihat akhirnya beli. Kalau di toko kan memang harus sengaja datang," jelasnya.
Ia menilai secara keseluruhan penjualan jersey pada Piala Dunia 2026 lebih baik dibandingkan edisi 2022.
Apalagi saat ini penjualan ditopang oleh lapak tambahan di Pasar Segar.
Baca juga: Jelang Piala Dunia, Bisnis Jersey di Balikpapan Menggeliat: Paling Laku Kaos Argentina dan Jerman
"Kalau dihitung total, lebih ramai tahun ini. Sekarang saja masih awal sudah hampir 400 jersey terjual," katanya.
Mayoritas pembeli berasal dari kalangan pekerja kantoran hingga kafe yang memesan jersey untuk digunakan bersama saat menggelar nobar.
"Kalau event Piala Dunia seperti ini, banyak dari perkantoran dan kafe yang pesan untuk seragam nobar," ujarnya.
Salah satu pembeli, Rafi, mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan, mengaku membeli jersey Timnas Meksiko untuk digunakan saat menonton pertandingan bersama teman-temannya.
"Beli jersey Timnas Meksiko buat nobar bareng teman-teman," katanya singkat. (*)