PROHABA.CO, JAKARTA - Penyanyi Fanny Soegi diketahui hingga kini masih terus berusaha membayar utang miliaran Rupiah yang jadi peninggalan dari ayah yang dulu mengadopsinya.

Fanny Soegi sendiri tetap bekerja keras untuk melunasi utang bapaknya tersebut meski dirinya merupakan anak adopsi.

Fanny menyebut dirinya diadopsi oleh kedua orang tuanya yang kini telah meninggal dunia dari sebuah rumah sakit daerah Semarang.

Mantan vokalis grup musik indie Soegi Bornean yang terkenal dengan lagu “Asmalibrasi” itu mengatakan bahwa saat meninggal dunia, ayahnya mewariskan utang dengan jumlah mencapai miliaran.

“(Meninggalkan) utang sih,” kata Fanny sambil tertawa kecil saat menjawab soal warisan ayahnya setelah meninggal dunia, dikutip dari YouTube Authenticity ID.

“Utangnya lumayan banyak, sampai ada em-eman (miliaran) dan itu ibu saya sendiri yang bayar,” lanjutnya.

Sejak ayahnya meninggal dunia, kehidupan mereka yang dulu serba berkecukupan langsung berubah.

Ibunya harus bekerja keras melunasi semua warisan utang itu.

Namun, sampai ibunya meninggal dunia, utang pada pihak bank tersebut belum juga lunas.

“Belum lunas sih, tapi sudah berkurang banyak sekarang, udah tinggal puluhan (juta),” tutur Fanny.

Meskipun anak adopsi, tapi Fanny berusaha membayar utang-utang yang ditinggalkan ayahnya saat itu.

“Insyaallah (saya yang melunasi).

Selama saya masih bisa (akan dilunasi).

Insyaallah supaya tidak meninggalkan kekesalan di orang lain,” ucapnya lagi.

Sebelumnya Fanny mengungkap, pada 2018 dia baru tahu bahwa ternyata orang tua yang selama 19 tahun dianggap sebagai orang tua kandung itu ternyata mengadopsi dia dari salah satu rumah sakit.

Fanny baru tahu hal itu beberapa tahun setelah ayahnya meninggal dan melihat keanehan pada sikap kakaknya.

“Ibu saya bilang, ‘Melahirkan, mengandung itu susah, tapi yang susah itu membesarkan,’” kata Fanny.

“Dari sana saya enggak akan bisa marah, saya harusnya terima kasih sama ibu saya,” sambungnya.

Fanny juga mengatakan, pada tahun yang sama dia berhenti kuliah dan mulai bekerja sebagai barista.

“Saya sempat benci ibu saya karena itu (sibuk kerja), tapi setelah saya ngerti, 2018, ternyata beban ibu saya sebesar itu, seberat itu, ya saya harus tahu diri,” ucapnya kemudian.

(Kompas. com)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masih Berusaha Lunasi Utang Peninggalan Orangtua, Fanny Soegi: Selama Saya Masih Bisa", 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Baca Lebih Lanjut
Prediksi Cuaca Gayo Lues Besok 3 April 2026, Mayoritas Berawan
Tribun
Shin Ye Eun Ditawari Main Drama Korea Baru Night Traveler, Serial Romansa Karya Penulis Yoon Ji Ryun
Tribun
Gempa Bumi 3,1 SR Guncang Konawe Utara Sulawesi Tenggara, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
Tribun
Bayar Pajak Kendaraan di Tulungagung Cukup Scan QRIS, 40 Persen Warga Kini Pilih Jalur Online
SURYAMALANG
Asprov PSSI Papua Barat Tegas: Pemain yang Tidak Terdaftar Bisa Disanksi bersama Ofisial Klub
Tribun
Penyakit Klub Indonesia, PSBS Biak Tunggak Gaji sejak November 2025, Calon Kuat Terdegradasi
Tribun
Warga Panik Berlarian! Momen Menegangkan Gempa 7.6 M Guncang Sulut hingga Berpotensi Tsunami
Tribun-video
Sulam Tato Jadi Tren Kecantikan, PISTI Gandeng Kemenekraf Dorong Kompetensi dan Standar Kerja
Tribunnews
Kasus Penipuan Weeding Organizer: Batal Mendadak H-3, Rp 52 Juta Diganti Sertifikat Rumah
Tribunnews
70 Rumah di Kota Tasikmalaya Terendam Banjir Akibat Sungai Cikalang Meluap
TribunPriangan