Kutu air (tinea pedis) merupakan salah satu jenis infeksi kulit yang umumnya terjadi di sela-sela jari kaki dan telapak kaki. Kutu air disebabkan oleh pertumbuhan berbagai jenis jamur kulit.
Pengidap kutu air akan merasakan beberapa gejala seperti gatal di sela-sela jari kaki. Dalam sejumlah kasus, kutu air dapat menimbulkan sensasi perih dan seperti terbakar.
Selain itu, masih ada ciri-ciri kutu air lainnya yang perlu diketahui. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.
Mengutip Healthline, kutu air disebabkan oleh tumbuhnya beberapa spesies jamur di kulit, salah satunya jamur tinea. Seseorang dapat tertular jamur tersebut lewat kontak langsung dengan penderitanya atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi.
Jamur tinea dapat tumbuh subur di area yang lembap dan hangat, misalnya di kamar mandi, ruang ganti, dan kolam renang. Penularan kutu air juga bisa terjadi secara tidak langsung melalui benda-benda yang digunakan oleh pengidapnya, seperti lewat handuk, kaus kaki, sepatu, atau sandal.
Sebagian orang bahkan memiliki risiko lebih tinggi terpapar kutu air, yaitu:
Ciri-ciri atau gejala umum yang muncul ketika terserang kutu air adalah sensasi gatal di sela-sela kaki. Dalam banyak kasus, pengidap kutu air juga mengalami gejala seperti:
Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengobati kutu air, mulai dari cara medis, menggunakan obat herbal alami, dan penanganan mandiri di rumah. Simak cara-caranya di bawah ini:
Untuk mengobati kutu air dengan cara medis bisa menggunakan obat antijamur. Saat ini ada dua jenis obat antijamur, yakni dengan cara diminum atau dalam bentuk salep yang dioleskan ke area yang terkena kutu air.
Jika sudah mengetahui terpapar kutu air, detikers bisa melakukan penanganan di rumah dengan mudah dan cepat. Mengutip Medical News Today, berikut langkah-langkahnya:
Selain membeli obat antijamur, kamu bisa menyembuhkan kutu air dengan sejumlah obat herbal. Beberapa obat alami tersebut di antaranya:
Sebenarnya, kutu air bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Adapun beberapa cara mencegah kutu air dengan mudah dan sederhana, yaitu:
Dilansir Mayoclinic, apabila kutu air tidak kunjung sembuh selama lebih dari dua minggu, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain itu, jika dalam waktu kurang dari dua minggu kutu air terasa perih dan ruam semakin banyak, maka detikers harus pergi ke dokter.
Apabila kamu memiliki riwayat diabetes, temui dokter jika mengalami gejala seperti kutu air. Temui juga dokter jika detikers mengalami tanda-tanda infeksi di sekitar kaki.
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri kutu air dan cara mengobatinya. Semoga dapat membantu detikers.