SEJAK kecil terbiasa mandiri, tak heran wanita ini tumbuh menjadi sosok yang tangguh. Berbagai usaha dia lakoni hingga akhirnya bisa menopang kehidupannya saat ini.


Prinsip hidupnya adalah kerja keras. Dan meski sudah mencapai kesuksesan, namun dia tak berhenti begitu saja tapi terus berusaha.


Lebih jauh mengenai sosok Noviana Sitorus berikut petikan wawancara banjarmasinpost.co.id dengan pengusaha bidang kuliner dan properti di Kalimantan Selatan ini.


Bisa diceritakan kehidupan masa kecil Anda?
Secara pendidikan formal, saya tidak lulus SD. Lantas saya menjadi santri di Pesantren Darul Ma'rifah Darussalam, Martapura, Kabupaten Banjar. Saya juga menempuh pendidikan paket agar saya bisa dapat ijazah untuk digunakan mendaftar kuliah dan bekerja.
Saya sejak usia 9 tahun sudah belajar bekerja. Kemudian usia 10-11 menjadi asisten rumah tangga. Saya juga pernah jadi pelangsir BBM, jualan layang-layang, jualan bunga, banyaklah pengalaman saya berdagang. Saat remaja saya kerja sebagai SPG, model dan kemudian berbisnis.


Kenapa di usia dini Anda sudah harus bekerja?
Saya berasal dari keluarga broken home, secara ekonomi jauh dari mampu. Makanya saya harus berjuang sejak kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kerasnya kehidupan menjadikan saya sebagai pribadi yang kuat. Saya banyak belajar dari pengalaman dan menjadikan itu pelajaran. Tekad saya harus sukses, maju dan mandiri.
Saya terus berusaha merubah hidup keluarga dari yang dulunya bukan apa-apa. Saya buktikan kepada orang yang pernah menelantarkan saya, saya bisa!


Apa aktivitas usaha Anda saat ini?
Saat ini lebih fokus dan terjun langsung ke beberapa usaha, di antaranya kuliner, properti dan memiliki toko pakaian. Menekuni usaha itu tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga tapi juga untuk memberikan manfaat bagi orang lain.


Apa target dan strategi Anda dalam berbisnis?
Sebagaimana saya nyatakan tadi, saya ingin usaha saya bermanfaat bagi orang lain. Jadi target saya adalah membuka banyak lapangan kerja. Strategi berbisnis adalah jangan hindari tantangan, tapi hadapi dan kita akan banyak dapat pelajaran dan solusi. Dalam menyelesaikan masalah harus dengan kepala dingin dan komunikasikan dengan baik. Itu yang harus dilakukan.


Selain berbisnis, Anda juga seorang konten kreator?
Ya, sebagai konten kreator. Kontennya berupa kegiatan olahraga dan hal-hal yang memberikan inspirasi positif bagi banyak orang. Prinsip hidup saya, berdiri di kaki sendiri dan jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain, salah satunya melalui konten yang inspiratif tadi.


Anda juga aktif berorganisasi dan kegiatan lain?
Saya berorganisasi di bidang yang sesuai visi misi saya dan saya juga sebagai politikus. Pastinya kegiatan seperti ini banyak memberi hal baru, antara lain relasi baru, pengetahuan baru dan pengalaman baru.


• Bagaimana dukungan keluarga terhadap bisnis dan kegiatan Anda?
Keluarga sangat mendukung apapun yang positif saya lakukan. Baik itu dalam bisnis maupun kegiatan organisasi serta lainnya. (banjarmasinpost/salmah saurin)

Baca Lebih Lanjut
Perjuangan Ravi Raih Mimpi Jadi Atlet Angkat Besi usai Kehilangan 1 Kaki, Kini Juga Sukses Jadi PNS
Musahadah
Merantau dari Usia 10 Tahun, Bejo Kini Sukses Buka Warung Nasi, Bisa Bangun Rumah Buat Ibu & Umrah
Mujib Anwar
Hanya Modal Nonton YouTube, Pasangan Ini Sukses Jualan Daging Babi
Detik
Profil Sri Rahayu, Istri Ketiga Pak Tarno yang Kini tak Kelihatan Lagi Usai Suami Stroke
Array A Argus
Nelayan Banyuwangi Bersyukur, Hasil Laut Masih Berlimpah di Musim Peralihan
Timesindonesia
Kisah Ravi Pemuda Disabilitas Pantang Menyerah Raih Mimpi, Kini Jadi Atlet Angkat Besi dan PNS
Putra Dewangga Candra Seta
7 Tahun Berjuang Tak Buahkan Hasil, Tsania Marwa Menyerah Berebut Hak Asuh Anak
Diah Puspita Ningrum
Restoran Kampung Kecil, Tempat Kuliner Keren dan Pilihan Gaya Hidup di Kota Kertabumi Karawang
Kemal Setia Permana
Ekspansi, Kampung Kecil Siap Buka Cabang ke-50 di Kota Kertabumi Karawang
Sindonews
Jleb Banget! Cinta Laura Kritik Artis yang Bawa 7 ART Cuma Buat Lakukan Ini, Sang Artis Singgung Soal Mirip Tuhan: Bikin Aku Sedih
Widy Hastuti Chasanah