Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pedagang musiman kembang api mulai bermunculan di Kota Ambon menjelang natal dan tahun baru (Nataru).

Namun, meski tinggal dua minggu menjelang perayaan Natal, para pedagang mengatakan masih sepi pembeli.

Hal tersebut diakui Ikbal, salah seorang pedagang musiman kembang api di jalan Dr. Tamaela depan Kampus PGSD Unpatti.

Ia mengatakan para pembeli masih terbilang minim, pasalnya omset pendapatan yang diperoleh masih jauh dari modal yang dikeluarkan.

"Sekarang ini pembeli masih kurang, mungkin masi awal-awal jadi orang belum terlalu minat beli," ujarya saat diwawancarai Tribunambon.com, Rabu (11/12/2024).

Meskipun begitu, Ikbal mengaku omset yang diterima pihaknya bakal meningkat saat mendekati hari perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah tiba.

"Kalau ramai biyasanya itu mendekati hari H, satu minggu sebelum natal, itu sampai banjir laris," tambahnya.

Ditanya soal harga jual berbagai jenis petasan, Ikbal menyebut tergantung variasi dan daya ledaknya termasuk ukurannya. 

"Harga kembang api disini bervariasi, tergantung dari jenis dan ukurannya. Kembang api termurah dihargai Rp 5 ribu, sedangkan yang paling mahal bisa sampai Rp 1.9 juta rupiah," tambahnya.

Kedati demikian, Ia optimis tetap menjajakan dagangannya di wilayah itu.

"Jual saja to, rezeki juga Tuhan sudah atur," cetusnya.

Sementqra itu, pantauan tribunAmbon.com di jalan Dr. Tamaela depan Kampus PGSD Unpatti, Rabu (11/12/2024) pukul 16.00 WIT, ada sekitar 20 pedagang musiman menggelar dagangannya.

Mereka menggelar lapak di sejumlah titik lokasi, diantaranya jalan Wolter Monginsidi, depan Mall Ambon City Center, Jalan Tulukabessy depan Swalayan Citra, dan di jalan Dr. Tamaela depan Kampus PGSD Unpatti.  

Mereka biasanya menjajakan dagangannya sejak pukul 07.30 WIT hingga 22.00 WIT.

Baca Lebih Lanjut
Jelang Natal dan Tahu Baru, Pasar Boyolali Masih Sepi, Pedagang Sebut Penjualan Turun Drastis
Putradi Pamungkas
Jelang Natal, Harga Beras di Pasar Mardika Ambon Stabil
Salama Picalouhata
Jelang Natal, Pedagang Toko Kelontongan di Tana Tidung Mulai Perbanyak Stok Bahan Kue Kering
Junisah
Harga Bahan Dapur di Pasar Mardika Masih Turun, Cabai Besar Rp 20 Ribu Per kilo
Tanita Pattiasina
Usai Ditertibkan, Pedagang Bermotor Masih Bermunculan di Puncak Bogor
Detik
Jelang Natal, Harga Daging Ayam di Pasar Beriman Tomohon Sulawesi Utara Naik
Chintya Rantung
Jelang Nataru, Harga Telur di Lamongan Melonjak Tembus Rp 30 Ribu per Kg, Pembeli Buru Telur Pecah
Dwi Prastika
Jelang Natal, Penjual Nanas di Ringroad Citraland Raup Untung Berlipat, Permintaan Meningkat
Alpen Martinus
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Pokok di Pasar Airmadidi Minut Mulai Melonjak 
Chintya Rantung
Jelang Natal, Pernak-pernik Khas Natal Mulai Diburu di Maluku Tenggara
Salama Picalouhata