BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah kawasan di Kota Banjarmasin terendam akibat banjir rob yang lebih tinggi dari biasanya pada Senin (16/12) dini hari. Banjir diperparah oleh hujan deras.

Tingginya air tak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga melumpuhkan lalu lintas di beberapa titik. Salah satu lokasi yang terdampak parah adalah Jalan Brigjen Hasan Basri. Banyak pengendara sepeda motor terjebak di tengah genangan.

“Saya dalam perjalanan pulang, kendaraan tiba-tiba mogok. Terpaksa berhenti untuk memperbaiki,” kata Ainuridha yang tampak kelelahan.

Tak hanya jalan raya, kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tak luput dari genangan.

“Airnya setinggi betis orang dewasa. Saya baru selesai berkegiatan malam di kampus,” ungkap Refa, mahasiswa.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Andy Putra, mengatakan pasang air sungai diperkirakan masih terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Curah hujan diperkirakan memperparah banjir.

“Ketinggian air laut diperkirakan mencapai tiga meter berdasarkan pantauan dari Sungai Barito,” jelas Andy, Senin siang.

Banjir kali ini merendam banyak daerah yang sebelumnya jarang terkena. Andy menyebutkan Benua Anyar, Sungai Jingah, Pelambuan, Kelayan dan Rawasari.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjarmasin Husni Thamrin menerangkan fenomena banjir rob pada Desember ini terdiri atas dua fase.

 Fase pertama sudah berlalu yakni pada tanggal 4-9, dimana ketinggian air rata-rata 2,8 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Sedangkan fase kedua berlangsung pada tanggal 17-22, dimana ketinggian air mencapai 2,9 MdPL.

“Bahkan diperkirakan ada tiga hari berturut-turut ketinggian air mencapai 2,9 MDPL,” ujar Husni, Senin sore.

Terkait dengan kondisi ini pula, Husni pun mewanti-wanti masyarakat khususnya yang menjadi langganan banjir rob untuk selalu waspada. “Amankan peralatan listriknya,” ingatnya.

Hingga Senin menjelang siang, sejumlah ruas jalan masih tergenang. Seperti di Jalan Brigjen Hasan Basri dan Jalan Perdagangan.

Di Jalan Hasan Basri seperti di depan Lapangan Sepakbola Kayutangi, depan SMKN 4 Banjarmasin dan depan ULM Banjarmasin. Ketinggian air bervariasi dan terdalam sekitar mata kaki orang dewasa.

Banjir rob juga terjadi di Kabupaten Kotabaru. Bahkan kondisinya lebih ekstrem karena daerah ini merupakan pesisir Kalsel. Di antaranya Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M Tanjung mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di tepian pantai, untuk waspada. Warga diminta menghindari aktivitas di pesisir saat pasang tinggi.

“Jika ada situasi darurat bisa langsung ke kantor polisi terdekat atau hubungi layanan call center Polri 110 yang siaga 24 jam,” katanya, Senin.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kewaspadaan dilakukan mengenai hujan. BPBD HST melakukan persiapan menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berlangsung pada November 2024 hingga Februari 2025.

“Persiapan tenaga, fasilitas maupun pemetaan terhadap lokasi-lokasi rawan banjir, kami lalukan,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD HST, Ahmad Apandi, Senin.

Apandi juga mengatakan pihaknya melakukan patroli rutin untuk pemantauan ketinggian air sungai di sejumlah titik, khususnya daerah rawan banjir. (sul/ran/tab/nan)

 

Baca Lebih Lanjut
BPBD Banjarmasin Sebut Banjir Rob Beberapa Hari ke Depan Lebih Tinggi
Edi Nugroho
Waspada Banjir Rob 12 Desember 2024-5 Januari 2025 di Wilayah Ini
Detik
BPBD Sebut 6 RT di Jakut Terendam Banjir Rob Akibat Fenomen Pasang Air Laut
Sindonews
Penurunan Tanah Bikin Dampak Banjir Rob di Utara Jakarta Makin Parah
Detik
Enam RT dan Satu Ruas Jalan di Jakarta Utara Terendam Banjir Rob
Erik S
Waspada Banjir Rob di Pesisir Surabaya, Tinggi Pasang Ombak Capai 150 Cm
Cak Sur
Banjir Rob Masih Terjang Muara Angke Jakarta Utara, Warga Belum Ada yang Minta Dievakuasi
Ferdinand Waskita Suryacahya
Waspadai Banjir Rob di Jakut hingga 20 Desember
Sindonews
9 RT di Jakut Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air Capai 40 Cm
Detik
Kondisi Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob, Ini Imbauan Kapolres Kotabaru 
Edi Nugroho