Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Viral di media sosial video memperlihatkan aksi balap liar sepeda motor yang berakibat fatal terjadinya kecelakaan.
Adapun video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @repostwonogiri pada Minggu (2/2/2025) malam.
Dalam video diberi keterangan "Balap Liar di JLS Pracimantoro Berujung Lakalantas".
Tampak dalam video yang sudah disensor, ada dua orang dengan sepeda motor matic sedang adu kecepatan.
Tak berselang lama, video kemudian menunjukkan seseorang tergeletak di jalan.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Camat Pracimantoro, Warsito, mengatakan bahwa benar video itu direkam di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Kecamatan Pracimantoro.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu (2/1/2025) sore.
"Lokasinya di JLS itu, lampu merah ke timur. Memang sering digunakan untuk balap liar," kata dia, Senin (3/2/2025).
Menurutnya, warga sekitar juga geram dengan adanya aksi balap liar yang menggunakan jalanan umum itu.
Tak sedikit warga yang menegur sekelompok remaja yang balap liar di sana.
"Itu anak-anak dari mana-mana. Ada yang dari Wonosari, Pacitan dan sekitarnya," kata Warsito.
Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana kondisi korban dalam peristiwa balap liar berujung kecelakaan itu.
"Sebaiknya jangan digunakan untuk balap liar. Itu banyak digunakan remaja, bahkan bukan hanya dari Pracimantoro saja," pungkas dia.
Balap liar di Wonogiri Jawa Tengah ini pun menuai atensi banyak warganet.
Lantas, apakah di Wonogiri memiliki sirkuit untuk balapan?
Diketahui, Wonogiri belum memiliki sirkuit balapan yang permanen.
Namun, beberapa kali Wonogiri dipilih menjadi tuan rumah ajang balapan, salah satunya adalah Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Jateng 2023 silam.
Dalam ajang balapan ini, memperebutkan kelas Open Point, Kejurprov Jateng, Point 2-stroke, Point Pemula, Pendukung, Khusus Vespa, dan Lokal.
Ajang balap tingkat Provinsi di Wonogiri itu berlangsung di sirkuit non permanen Alun-alun Giri Krida Bakti atau di pusat kota.
Casytha Arriwi Kathmandu, Promotor Casytha Manahadap Road Race Jateng kala itu menilai, sirkuit non permanen Wonogiri cukup berkualitas.
Banyaknya potensi pembalap lokal di Wonogiri pun sempat mengundang harapan dari masyarakat agar kabupaten ini memiliki sirkuit resmi untuk balapan.
(*)