BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ambulans dari Desa Sumbermakmur, Kecamatan Sungailoban, Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengalami kecelakaan di Jembatan Tiung di jalan raya A Yani jalur Pelaihari-Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Senin (10/2/2025) siang.
Informasi diperoleh berdasar penuturan warga, lokasi kecelakaan lalu lintas tersebut masuk wilayah Desa Jilatan, Kecamatan Batuampar. Tepatnya, di lingkungan RT 2 Dusun 1. Sedangkan data Satlantas Polres Tala, masuk wilayah RT 11 Desa Sabuhur Kecamatan Jorong.
Mobil ambulans jenis Suzuki APV warna silver DA 9179 ZE yang sedang membawa seorang pasien tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 12.00 Wita.
Ambulans itu dikemudikan Sahbirin Ali Hadi (54). Warga Desa Sumbermakmur ini membawa pasien atas nama Supriyadi (48), warga Desa Mekarjaya Kecamatan Angsana (Tanbu).
Ada beberapa orang lainnya di ambulans itu yakni Ni Ketut Juliati (22) perawat, warga Desa Kertabanua Kecamatan Sungailoban.
Sri Musyawarah (45) keluarga pasien, warga Desa Mekarjaya, dan Muhammad Fattan Dezhamb Syahdana (18) keluarga pasien, warga Desa Mekarjaya.
Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Lantas Iptu Elfike Reputri menerangkan ambulans tersebut bergerak dari arah Sungaidanau (Tanbu) menuju Pelaihari.
"Setiba di TKP yang merupakan jalan menikung, dari arah berlawanan ada mobil Fortuner warna hitam yang tidak diketahui Identitasnya melambung ke kanan jalan masuk ke jalur ambulans," papar Elfike.
Pengemudi ambulans tersebut mencoba menghindar dan spontan membanting stir ke bahu jalan sebelah kiri. Akhirnya, ambulans kehilangan kendali sehingga jatuh ke jurang.
Akibat kecelakaan tersebut pengemudi ambulans mengalami luka memar di pinggang, dada dan leher. Sedangkan penumpang (perawat) patah tangan kiri.
Sementara itu, pasien mengalami luka di kaki kanan. Keluarga pasien yaitu Sri Musyawarah luka di wajah, pinggul terkilir. Keluarga korban lainnya yakni M Fattan mengalami syok.
Elfike mengatakan TKP laka tersebut merupakan jalan nasional yang beraspal baik. Namun jalan itu menikung ke kiri bila dari arah Jorong menuju Pelaihari. Saat kejadian sedang gerimis.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)