Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi lama yang terjadi pada Senin (24/2/2025), membuat jalan perkampungan di wilayah Sukoharjo terendam banjir. 

Hujan mulai turun pada pukul 14.30 WIB.

Sedikitnya empat Desa di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo terdampak bencana banjir.

Selain itu, beberapa Desa di Kecamatan Mojolaban juga terdampak banjir.

Tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk rumah warga dengan ketinggian variatif, mulai setengah meter, hingga 1,5 meter.

BANJIR LANDA SUKOHARJO. Warga Desa Nusupan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, tengah memindahkan sejumlah barang dari rumahnya pasca dilanda banjir, Selasa (25/2/2025). Adapun yang terdampak banjir di desa ini kurang lebih ada 60 KK.
BANJIR LANDA SUKOHARJO. Warga Desa Nusupan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, tengah memindahkan sejumlah barang dari rumahnya pasca dilanda banjir, Selasa (25/2/2025). Adapun yang terdampak banjir di desa ini kurang lebih ada 60 KK. (TribunSolo.com/Anang Ma'ruf)

Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo mengaku telah melakukan pemantauan di Kecamatan Nguter.

"Pantauan saya kemarin ada tiga desa yang kondisinya cukup parah, titik yang agak signifikan terdampak, di daerah Desa Pengkol tapi sudah surut," kata Sapto saat di konfirmasi TribunSolo.com, Selasa (25/2/2025).

Sapto menyebut Titik paling parah berada di Desa Kedungwinong

"Di Dukuh Krebet, Kedungwinong warganya di evakuasi di dekat Balai Desa Kedungwinong," ujarnya. 

Selain itu, ketinggian paling tinggi termonitor di Krebet, ketinggiannya seleher. 

Menutut Sapto, banjiri di Kedungwinong ini merupakan kali pertamanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, banjir di beberapa lokasi disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan lama.

"Hujan deras yang mengguyur sejak siang kemarin hingga malam membuat saluran irigasi dan anak sungai meluap," kata Ariyanto.

Dilokasi terpisah warga Desa Nusupan, Kecamatan Mojolaban, Deni April Setyawan (54) mengatakan Rt IV RW V yang terdampak banjir kurang lebih ada 60 KK.

"Sekitar antara jam 8-9 air sudah masuk ke area perkampungan. Pertama dari ujung timur masuk terus dari Utara sama barat," kata Deni.

Meski demikian warga Desa Nusupan sudah mempersiapkan perahu guna evakuasi.

"Ada perahu untuk evakuasi. Sampai jam 01.00 WIB sini sudah seleher orang dewasa, Saat ini kondisi Desa Nusupan sudah mulai surut," paparnya.

(*)

 

Baca Lebih Lanjut
5 Desa di Gresik Terendam Banjir Imbas Kali Lamong Meluap, Ketinggian Air Capai 130 Cm
Ndaru Wijayanto
Update Banjir di Kabupaten Banjar, Air Masih Genangi Jalan di Telong Selong Ulu
Hari Widodo
Banjir Melanda Lima Desa di Kecamatan Balongpanggang Gresik, Dampak Luapan Kali Lamong
Eko Darmoko
2 Pemuda Bunuh ABG di Sukoharjo gegara Tak Suka Lihat Orang Pacaran
Detik
BREAKING NEWS - Detik-detik Kecelakaan Maut di Sukoharjo Terekam CCTV, 2 Orang Dikabarkan Meninggal
Putradi Pamungkas
6 Wisata Air di Klaten, Cocok Jadi Tempat Padusan sebelum Puasa Ramadhan 2025, Ada Umbul Siblarak
Nafis Abdulhakim
5 Tempat Ngabuburit di Sukoharjo Jateng yang Asyik, Cocok Buat Menunggu Adzan Maghrib
Hanang Yuwono
Detik-detik 3 Penumpang Pikap Selamat saat Kecelakaan Tertemper Kereta Batara di Sukoharjo
Rival al manaf
Baru Diresmikan, Jalan Stasiun dan Kawasan Lapangan Merdeka Terendam Banjir, Gibson: Karena Drainase
Ayu Prasandi
Lima Desa di Balongpanggang Gresik Terdampak Luapan Kali Lamong
Titis Jati Permata